Pengertian

Mikrotubulus adalah organel sel yang ada di dalam sitoplasma yang berbentuk silinder panjang yang berongga dengan memiliki diameter sekitar 25 nm dan diameter dalam kurang lebih sekitar 12 nm. Panjang dari mikrotubulus bisa beragam ada yang dari beberapa nanometer dan ada juga yang dari beberapa mikrometer. Mikrotubulus bisa terdiri dari beberapa molekul bulat protein globular yang biasa disebut tubulin, yang bergabung dan membentuk silinder panjang yang memiliki rongga. Setiap turbulin terdiri dari subturbulin yang berupa a-turbulin dan b-turbulin. Setiap turbulin memiliki berat sekitar 110.000 Dalton. Subunit yang membentuk turbulin adalah terdiri dari 13 benang tubulin, masing masing terbentuk membentuk sebuah heliks yang adalah bagian dari dinding mikrotubulus. Yang dimana semua itu tersusun berselang seling sepanjang benang.

Fungsi

Fungsi dari mikortubulus sendiri adalah sebagai komponen sktruktur yang ada di dalam sel, dan terlibat dalam proses seluler yang berguna bagi kelangsungan hidup sel, yang dimana juga termasuk mitosis, sitokinesis, dan transportasi vesikuler. Mikrotubulus adalah sebagai sabuk conveyer dalam sel, Mikrotubulus membantu untuk memindahkan vesikel, butiran dan organel mitokondria, contohnya bisa seperti kromosom melalui protein lampiran khusus. Vesikel dapat menempel di mikrotubulus dengan membawa protein dan bergerak sepanjang sabuk conveyer mikrotubulus. Mikrotubulus fungsi dan pembentukan dapat terganggu oleh penggunaan obat-obatan tertentu. Ini adalah dasar dari menggunakan obat-obatan tertentu seperti colchicine yang membantu untuk mengobati kanker. Obat ini menghambat polimerisasi dengan mengikat tubulin dan mencegah Selain kepada (+) berakhir.

Struktur

Mikrotubulus terdiri dari α dan β dimer tubulin, tubulin berpolimerisasi dari ujung ke ujung, yang dimana akhirnya akan membentuk bundle filamen silinder yang memiliki rongga. Protofilamen tersusun dalam helix yang tidak sempurna, yang dimana seperti yang sudah di jelaskan tadi setiap turbulin atau satu putaran helix terdiri dari 13 dimer turbulin atau 13 benang turbulin, yang masing masing berasal dari protofilamen yang berbeda-beda. Di dalam protofilament terdapat 2 ujung, dimana salah satu ujung α subunit, ke ujung lain akan ada β subunit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *