Mengenal Istilah BI Checking Dalam Pinjaman

0 Comments

Apakah Anda pernah mendengar istilah BI Checking? Istilah ini sangat erat kaitannya dengan proses lending and lending, terutama jika pinjaman tersebut dilakukan ke bank. Baik itu pinjaman tunai, pinjaman tanpa jaminan, atau pinjaman apa pun. Namun, jangan salah, karena saat ini banyak pemberi pinjaman selain bank yang juga melakukan BI Checking sebelum memberikan pinjaman.

Jadi apa sebenarnya BI Checking itu? Mengapa ini sangat penting? Berikut penjelasannya. Berdasarkan situs www.idscore.id, BI Checking adalah informasi mengenai pos-pos terkait pembayaran kredit berkala atau kredit macet (penagihan) yang terdapat dalam SID (Sistem Informasi Debitur). SID sendiri merupakan informasi debitur (peminjam) dan jalur kredit yang akan dipertukarkan antar lembaga keuangan. Dalam BI Checking atau IDI historis, terdapat berbagai data yang dapat diakses oleh semua bank dan lembaga keuangan non-bank yang terdaftar pada anggota Biro Informasi Perkreditan.

  • Identitas debitur
  • Pemilik dan pengurus
  • Pembiayaan yang diterima
  • Jaminan
  • Penjamin
  • Batas waktu (pembayaran kredit)

Ada 5 jenis skor kredit yang diberikan kepada debitur dalam BI Checking, yaitu:

  • Skor 1: kredit saat ini (tidak pernah lewat waktu)
  • Nilai 2: Kredit DPK atau perhatian khusus (1-90 hari terakhir)
  • Skor 3: Kredit Anda tidak mutakhir (ada 91-120 hari yang menunggak)
  • Skor 4: kredit Anda diragukan (ada 121-180 hari yang belum dibayar)
  • Skor 5: kredit buruk (menunggu lebih dari 180 hari)

Saat peminjam meluncurkan 3, 4, dan 5, di BI Checking, pemberi pinjaman secara otomatis akan menolak permintaan pinjaman. Ini karena pemberi pinjaman tidak akan mengambil risiko meminjamkan uang kepada seseorang yang tidak mampu mengembalikan pinjaman. Khusus untuk lembaga keuangan perbankan, akibat tingginya NPL (kredit macet) atau kredit macet, hal ini akan sangat mempengaruhi penilaian kesehatan bank.

Jika Anda sudah masuk dalam daftar hitam BI, Anda tidak perlu khawatir karena Anda masih bisa mengajukan kredit selama Anda melepas status Anda. Caranya adalah segera melunasi tunggakan kredit dan segera ajukan klaim ke bank yang Anda kirimkan jika skor kredit Anda tidak berubah setelah pembayaran dilakukan. Dengan BI Checking, risiko meminjam uang dari bank bisa ditekan karena bank sudah mengetahui cara melakukan pembayaran. Oleh karena itu, Anda tidak akan dikenakan denda karena melunasi pinjaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *